proses produksi
pallet standart ISPM#15



Perlakuan Kemasan Kayu Sesuai Standar ISPM#15

Dalam standart ISPM#15 terdapat beberapa perlakuan kemasan kayu yang nantinya akan menentukan terhadap tanda atau logo marking yang akan diberikan pada kemasan kayu yang akan digunakan, yaitu perlakuan pemanasan kayu (heat treatment) dan perlakuan fumigasi dengan methyl bromide serta penggunaan bahan baku kayu yang bebas dari kulit kayu (debarked).
  1.  Perlakuan Panas (Heat Treatment) untuk kode HT
    Standar perlakuan panas adalah tindakan perlakuan terhadap kemasan kayu dengan menggunakan panas dalam suhu dan waktu tertentu. Suhu minimumnya adalah 56o C selama 30 menit untuk kayu dengan   kadar   air   20%.   Perlakuan   panas   ini   dilakukan   untukmembebaskan kemasan kayu dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Berbagai sumber energi atau proses mungkin tidak cocok untuk mencapai parameter ini. Sebagai contoh, kiln-drying, heat-enabled chemical  pressure impregnation,  microwave  atau  perawatan  lainya, semua dapat dianggap perlakuan panas asalkan memenuhi parameter perlakuan panas yang ditentukan dalam standar ini. Standar perlakuan ini adalah standar dengan pertimbangan bahwa umumnya OPT dapat dibebaskan dan layak secara komersial. Walaupun ada beberapa OPT yang toleran terhadap temperatur tinggi, dan untuk itu perlakuan panas yang lebih tinggi tergantung pada OPT sesuai standar yang ditetapkan oleh National Plant Protection Organization (NPPO) atau Badan Karantina Pertanian.

  2.  Perlakuan Fumigasi dengan Methyl Bromide untuk kode MB
    Perlakuan fumigasi dengan gas methyl bromide ini bertujuan untuk memusnahkan OPT yang terdapat pada kemasan kayu dengan tingkat kadar air tertentu. Bahan kemasan kayu yang harus difumigasi dengan methyl  bromide  apabila  kadar  air  pada  kayu  maksimal  30%,  yaitu sesuai dengan jadwal yang mencapai minimum concentration-time product (CT) selama 24 jam. Konsentrasi ini harus dicapai seluruh kayu, termasuk pada intinya, meskipun konsentrasi akan diukur dalam atmosfer  lingkungan.  Suhu  minimum  kayu  dan  suasana  sekitarnya harus tidak kurang dari 10 ° C dan waktu minimum paparan harus tidak kurang dari 24 jam. Pemantauan konsentrasi gas harus dilakukan minimal pada 2, 4 dan 24 jam.Dosis standar 48 gr/m3/min, temperatur 21o C / 24 jam, dan minimum temperatur tidak boleh kurang dari 10 o C dan waktu paparan fumigasi tidak boleh kurang dari 24 jam. Beberapa OPT yang dapat dibebaskan berdasarkan fumigasi dengan methyl bromide sesuai perlakuan di atas adalah untuk serangga: Anobiidae, Bostrichidae, Buprestidae, Cerambycidae, Curculionidae, Isoptera, Lyctidae.

  3.  Penggunaan Kayu Debarked
    Terlepas  dari  jenis  perlakuan  yang  diterapkan,  materi  kemasan kayu juga harus terbuat dari kayu debarked (kayu yang sudah bersih dari kulit kayu). Apabila bahan dasar yang digunakan masih terdapatkulit  kayu,  maka  perlu  dilakukan  debarking  atau  pengupasan  kulit kayu dari kayu gelondong. Untuk standar ini mempunyai kode perlakuan yaitu DB (debarking).

- Copyright © DIAN PALLETINDO JAYA - Specialist Palletizing - Designed by ^PJ182^